Binary Converter dengan Opsi Konversi Berbasis Validasi : briliant.biz

Halo teman-teman, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai binary converter dengan opsi konversi berbasis validasi. Binary converter ini sangat berguna untuk mengubah bilangan desimal menjadi bilangan binary dan sebaliknya. Namun, kali ini kita akan membahas cara membuat binary converter yang lebih canggih dengan adanya opsi validasi.

Apa itu Binary Converter?

Binary converter adalah sebuah tool yang berguna untuk mengubah bilangan desimal menjadi bilangan binary, binary menjadi desimal, ataupun mengkonversi bilangan dari basis angka lain menjadi basis 2.

Dalam pembahasan kali ini, kita akan fokus pada konversi antara bilangan desimal dan binary. Bilangan desimal adalah bilangan yang terdiri dari angka 0-9, sedangkan binary adalah bilangan yang hanya terdiri dari 0 dan 1.

Bagaimana Binary Converter Bekerja?

Secara umum, untuk mengubah bilangan desimal menjadi binary, kita dapat menggunakan metode pembagian. Sedangkan untuk mengubah binary menjadi desimal, kita dapat menggunakan metode perkalian. Namun, pada binary converter ini, kita akan menggunakan metode validasi agar hasil konversi lebih akurat dan terhindar dari kesalahan penginputan.

Metode Validasi pada Binary Converter

Metode validasi pada binary converter ini akan memastikan bahwa input yang diberikan benar-benar merupakan bilangan desimal atau binary. Hal ini dilakukan dengan cara mengonversi input terlebih dahulu dan memastikan hasil konversi tersebut benar. Jika hasil konversi tidak sesuai dengan input yang diberikan, maka input tersebut akan dianggap tidak valid.

Contoh Validasi pada Binary Converter

Misalnya, jika kita ingin mengkonversi bilangan desimal 10 menjadi binary, maka hasilnya seharusnya 1010. Namun jika kita salah memasukkan input dan menginputkan angka 11, maka hasil konversi yang didapat adalah 1011. Hal ini menunjukkan bahwa input yang diberikan tidak valid dan perlu dilakukan validasi ulang.

Dengan adanya metode validasi, kita dapat memastikan bahwa input yang diberikan benar-benar sesuai dengan kriteria yang diinginkan dan hasil konversi yang didapat pun lebih akurat.

Cara Membuat Binary Converter dengan Opsi Konversi Berbasis Validasi

1. Membuat Form untuk Input dan Output

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat form untuk input dan output. Form ini akan berisi input untuk bilangan desimal ataupun binary, serta output yang akan menampilkan hasil konversi.

Berikut adalah contoh kode HTML untuk form input dan output:

Desimal
Binary
Hasil

Pada kode di atas, kita menggunakan tag

untuk membuat tabel form. Input untuk bilangan desimal diberi id “decimalInput”, sedangkan input untuk bilangan binary diberi id “binaryInput”. Output hasil konversi diberi id “result” dan kita tambahkan atribut “disabled” agar input pada output tidak bisa diubah oleh pengguna.2. Menambahkan Event Listener pada InputSetelah form input dan output sudah dibuat, selanjutnya kita akan menambahkan event listener pada input. Event listener ini akan berfungsi untuk mengambil nilai input, melakukan validasi, dan menampilkan hasil konversi pada output.Berikut adalah contoh kode JavaScript untuk menambahkan event listener:// Mendapatkan elemen input
const decimalInput = document.getElementById(‘decimalInput’);
const binaryInput = document.getElementById(‘binaryInput’);// Menambahkan event listener pada input
decimalInput.addEventListener(‘blur’, () => {
convertFromDecimal();
});binaryInput.addEventListener(‘blur’, () => {
convertFromBinary();
});Pada kode di atas, kita menggunakan metode addEventListener untuk menambahkan event listener pada input. Kode ini akan menjalankan fungsi convertFromDecimal() ketika pengguna selesai memasukkan nilai pada input desimal, serta fungsi convertFromBinary() ketika pengguna selesai memasukkan nilai pada input binary.3. Membuat Fungsi Validasi pada Binary ConverterSetelah event listener sudah ditambahkan, selanjutnya kita akan membuat fungsi validasi pada binary converter. Fungsi ini akan memastikan input yang diberikan benar-benar sesuai dengan kriteria yang diinginkan.Berikut adalah contoh kode JavaScript untuk fungsi validasi:// Fungsi untuk validasi
function validateInput(input, base) {
if (base === 2) {
if (/^[01]+$/.test(input)) {
return true;
} else {
return false;
}
} else if (base === 10) {
if (/^[0-9]+$/.test(input)) {
return true;
} else {
return false;
}
}
}Pada kode di atas, kita menggunakan metode test() pada objek string untuk memastikan bahwa input sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Jika input sesuai, maka fungsi akan mengembalikan nilai true, sedangkan jika tidak sesuai, fungsi akan mengembalikan nilai false.4. Membuat Fungsi Konversi dari Desimal ke BinarySetelah fungsi validasi sudah dibuat, selanjutnya kita akan membuat fungsi konversi dari bilangan desimal ke binary. Fungsi ini akan memastikan bahwa input yang diberikan benar-benar berupa bilangan desimal dan kemudian mengonversinya menjadi bilangan binary.Berikut adalah contoh kode JavaScript untuk fungsi konversi dari bilangan desimal ke binary:// Fungsi untuk konversi dari desimal ke binary
function convertFromDecimal() {
const decimalValue = decimalInput.value;// Validasi input
if (!validateInput(decimalValue, 10)) {
alert(‘Input tidak valid!’);
return;
}// Konversi nilai desimal ke binary
const binaryValue = Number(decimalValue).toString(2);// Tampilkan hasil konversi pada output
result.value = binaryValue;
}Pada kode di atas, kita menggunakan metode toString() pada objek Number untuk mengonversi bilangan desimal menjadi bilangan binary. Kita juga menambahkan validasi untuk memastikan input yang diberikan benar-benar berupa bilangan desimal.5. Membuat Fungsi Konversi dari Binary ke DesimalSetelah fungsi konversi dari bilangan desimal ke binary sudah dibuat, selanjutnya kita akan membuat fungsi konversi dari bilangan binary ke desimal. Fungsi ini akan memastikan bahwa input yang diberikan benar-benar berupa bilangan binary dan kemudian mengonversinya menjadi bilangan desimal.Berikut adalah contoh kode JavaScript untuk fungsi konversi dari bilangan binary ke desimal:// Fungsi untuk konversi dari binary ke desimal
function convertFromBinary() {
const binaryValue = binaryInput.value;// Validasi input
if (!validateInput(binaryValue, 2)) {
alert(‘Input tidak valid!’);
return;
}// Konversi nilai binary ke desimal
const decimalValue = parseInt(binaryValue, 2);// Tampilkan hasil konversi pada output
result.value = decimalValue;
}Pada kode di atas, kita menggunakan metode parseInt() dengan radix 2 untuk mengonversi bilangan binary menjadi bilangan desimal. Kita juga menambahkan validasi untuk memastikan input yang diberikan benar-benar berupa bilangan binary.FAQ (Frequently Asked Questions)1. Apa itu binary?Binary adalah suatu sistem bilangan yang hanya terdiri dari dua angka, yaitu 0 dan 1.2. Apa itu bilangan desimal?Bilangan desimal adalah suatu angka dalam sistem bilangan yang terdiri dari 10 angka, yaitu 0-9.3. Untuk apa binary converter digunakan?Binary converter digunakan untuk mengubah bilangan desimal menjadi binary, binary menjadi desimal, ataupun mengkonversi bilangan dari basis angka lain menjadi basis 2.4. Apa itu metode validasi pada binary converter?Metode validasi pada binary converter adalah suatu metode yang digunakan untuk memastikan bahwa input yang diberikan benar-benar sesuai dengan kriteria yang diinginkan dan hasil konversi yang didapat pun lebih akurat.5. Apa keuntungan menggunakan binary converter dengan opsi konversi berbasis validasi?Dengan adanya opsi konversi berbasis validasi, kita dapat memastikan hasil konversi yang didapat lebih akurat dan terhindar dari kesalahan penginputan.

Sumber :